Selain itu, penelitian telah menunjukkan bahwa lipid sorgum juga memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol. Tingkat kolesterol yang lebih rendah mengurangi risiko stroke, peradangan kronis, dan diabetes tipe 2.

  1. Mengelola diabetes dengan baik

Mengutip Organic Facts, sorgum baik untuk diabetes karena berperan sebagai makanan indeks glikemik rendah.

Mengonsumsi sorgum juga bermanfaat untuk mengontrol kadar glukosa darah dengan lebih baik dan meningkatkan sensitivitas insulin bagi pasien diabetes.

  1. Meningkatkan kekuatan tulang
BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

Kalsium dan magnesium sangat penting untuk tulang yang kuat. Magnesium merangsang penyerapan kalsium dalam tubuh yang penting untuk kesehatan tulang. Kekurangan kalsium dapat menyebabkan osteoporosis dan radang sendi.

Sorgum adalah sumber kalsium dan magnesium yang baik. Setiap 100 gram sorgum memenuhi 5 persen dari asupan kalsium harian yang direkomendasikan dan 40 persen dari asupan magnesium yang direkomendasikan setiap hari.

  1. Menghambat pertumbuhan tumor

Mengutip berbagai sumber, senyawa 3-deoxy anthocyanins (3-DXA) yang sebagian besar terdapat pada sorgum terbukti memiliki aktivitas anti-proliferasi yang kuat terhadap sel kanker usus besar manusia.

BACA JUGA :  Masuki Tahun Ke-11, Bogor Hujan Trail 2026 Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Rider Nusantara hingga Mancanegara

Antioksidan di dalam lapisan dedak biji sorgum mengais radikal bebas berbahaya dan mengurangi kemungkinan berkembangnya berbagai jenis kanker. Penelitian telah menunjukkan bahwa asupan sorgum dapat menurunkan risiko terkena kanker kerongkongan.

  1. Melancarkan peredaran darah

Sorgum kaya akan tembaga dan zat besi. Keduanya merupakan mineral penting yang berperan dalam sirkulasi darah.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================