
Dengan begitu, peluang ekspor krisan Indonesia sangat besar mengingat krisan yang dijual di pasar dunia kebanyakan dari negara sub tropis yang kualitas dan minatnya di bawah krisan dari negara tropis.
“Bunga, khususnya krisan dari negara tropis itu memiliki daya tahan yang lama dan tampilannya sangat cantik. Tak hanya itu, peluang ekspor krisan kita pun terbuka lebar karena Indonesia punya kontrak nilainya triliunan,”tutur menteri.
Oleh Karena itu, tinggal meningkatkan produksi, namun harus sabar menghadapi tantangan perubahan iklim global dan dinamika pasar sektor pertanian yang fluktuasinya sangat tinggi.
Berdasarkan catatannya, selama tiga tahun terakhir ini, ekspor pertanian naik 38 persen lebih, nilainya Rp 625 triliun. Oleh karena itu, mendorong ekspor krisan ini akan menjadi tambahan dan andalan untuk menaikkan ekspor pertanian ke depan.
“Kita bersama Plt. bupati dan camat sama-sama mendorong potensi yang ada di Green House Kelompok Tani Swastika Jaya karena memproduksi bunga krisan yang sangat diminati dunia, memiliki harga yang mahal,” tuntas menteri. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















