BOGOR-TODAY.COM – Usai hadapi Uni Emirat Arab (UEA) U-17 di Kualifikasi Piala Asia U-17 2023, Rabu (5/10), pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia U-17 bersama-sama mengucapkan turut berduka cita kepada korban Tragedi Kanjuruhan dari ruang ganti Stadion Pakansari .

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti mengunggah video pesan duka cita dari keluarga besar tim Garuda Nusantara kepada korban Tragedi Kanjuruhan, Pada Kamis (6/10) di akun Instagramnya.

Dalam video tersebut memperlihatkan para pemain, pelatih, dan ofisial Timnas Indonesia U-17 memegang banner yang bertuliskan ‘Salam Satu Jiwa, Pray For Aremania’ sambil mengucapkan duka cita yang mendalam untuk korban meninggal pada Tragedi Kanjuruhan.

BACA JUGA :  Ini 20 Negara Paling Makmur di Dunia Tahun 2026, Singapura Pimpin Asia

“Kami keluarga besar Timnas Indonesia U-17 turut berduka cita atas Tragedi di Kanjuruhan Malang. Salam Satu Jiwa Aremania!”. kata Kapten Timnas Indonesia U-17, Muhammad Iqbal Gwijangge yang mewakili rekan-rekannya.

Selain Iqbal, manajer Timnas Indonesia U-17 Sumardji juga menyampaikan pesan duka cita untuk korban Tragedi Kanjuruhan.

“Kami keluarga besar Timnas U-17 turut prihatin dan berduka cita yang sedalam-dalamnya atas terjadinya tragedi di Kanjuruhan Malang. Salam Satu Jiwa Aremania!” kata Sumardji.

BACA JUGA :  KaBogorFest 2026 Resmi Dibuka, Bupati Bogor Ajak Masyarakat Meriahkan HJB ke-544

Korban meninggal dunia Tragedi Kanjuruhan hingga Kamis (6/10) dikonfirmasi mencapai 131 jiwa dan membuat Indonesia berada di posisi kedua insiden kerusuhan sepak bola terburuk di dunia.

Jumlah korban meninggal akibat kerusuhan sepak bola saat ini yang terbanyak terjadi di Estadio Nacional Disaster, Lima, Peru. Tragedi tersebut terjadi pada 24 Mei 1964 dengan menewaskan 328 korban jiwa. (net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================