“Sudah dapat dipastikan bukan maksud mendahului tapi sudah dapat dipastikan apabila cuaca ekstrem, intensitas tinggi, volume tinggi, maka akan terjadi longsor karena itu titik-titik rawan. Maka kita tetapkan status tanggap bencana agar semua waspada,” tegasnya.

Selama masa tanggap darurat, sambung Bima, Pemkot Bogor akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap drainase-drainase di Kota Bogor untuk mengantisipasi banjir akibat aliran air tersumbat. Ia juga akan meminta kesediaan warga yang tinggal di lokasi rawan bencana longsor untuk direlokasi.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Raihan WTP Dua Kali Berturut-turut

“Kita akan cek juga satu kondisi drainase tertimbun sampah. Ada laporan drainase itu karena sampah karena PKL. Tapi, ada juga laporan gorong-gorong ditutup. Kita akan cek semuanya kita akan lakukan proses audit semuanya. Termasuk di Dadali,” tuntasnya. (B. Supriyadi)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================