Pemuda di Simalungun Pukuli Pria Paruh Baya hingga Tewas, Diduga Tak Terima Almarhum Ayah Dihina

BOGOR-TODAY.COM, SUMUT – Telah terjadi penganiayaan yang terjadi kepada pria paruh baya bernama Rudolf Theofinus Situmorang (41). Ia dibunuh oleh dua orang pemuda di pinggir jalan,

Peristiwa penganiayaan hingga tewas tersebut terjadi di jalan umum Simpang Palang–Sitahoan, Nagori Pondok Buluh, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Polisi telah mengamankan dua pemuda berinisial SS (22) dan AA (17) yang sebelumnya terlibat cekcok dengan korban. Antara pelaku dan korban sempat cekcok di salah satu lapo (warung) tuak tak jauh dari lokasi penemuan mayat. Demikian diungkap Kapolres Simalungun AKBP Ronald Sipayung.

BACA JUGA :  Jangan Dianggap Sekadar Murung, Kenali Tanda-Tanda Depresi pada Anak Sejak Dini

“Mereka awalnya sama-sama minum tuak. Mungkin karena di bawah pengaruh minuman, mereka sempat cekcok,” ujar Kapolres, Senin (24/10/2022).

Mulanya, korban melemparkan mancis gas ke arah pelaku. Dia lalu mengajak untuk bertemu di luar (duel).

BACA JUGA :  Bolehkah Minum Susu Mentah? Ini Risiko Kesehatan yang Perlu Diwaspadai

“Pelaku lalu keluar lebih dulu dari warung dan menunggu di lokasi yang disebutkan korban,” katanya.

Pelaku memukul tubuh korban hingga terjatuh. Kemudian pelaku memukulinya berulang kali di bagian kepala dan badan hingga korban tak sadarkan diri lalu meninggalkannya di TKP begitu saja.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================