BOGOR-TODAY.COMMemelihara kucing atau anabul memang sangat menyenangkan.

Tingkah lucu yang selalu membuat gemas membuat mood pemiliknya meningkat. Tak heran, pemiliknya menyebut dirinya sebagai ‘babu anabul‘.

Namun demikian ada 3 kesalahan ‘babu anabul’ dalam memelihara kucingnya.

Melansir halodoc.com, Jumat (28/10/2022) Dokter hewan di Thiusma Petshop, Bekasi, Muhammad Iqbal menyebut sebenarnya tidak ada kesalahan yang dilakukan para pet owner saat memelihara kucing. Hanya saja banyak yang belum memperhatikan dengan beberapa hal kecil yang mestinya tidak dilakukan.

“Karena kan manusia punya hewan peliharaan pasti ingin yang terbaik, jadi bukan kesalahan hanya belum teredukasi,” kata Iqbal.

Menurutnya, ada beberapa poin yang kerap luput dilakukan para pet owner saat memelihara kucing padahal sangat penting untuk dilakukan ;

1. Grooming rutin

Perawatan ini berkaitan dengan grooming rutin yang harus dijalani kucing. Mulai dari sisir rambut atau bulunya, memandikannya, membersihkan telinga, hingga memotong kuku anabul.

BACA JUGA :  Resep Nasi Goreng ala Solaria: Gurih, Komplet, dan Cocok untuk Menu Sarapan

“Apabila terlewat, bisa muncul deh penyakit-penyakit faktor lingkungan seperti alergi atau gatal, infeksi jamur kulit, infeksi kutu, rambutnya gimbal, dan masalah-masalah lainnya,” kata Iqbal.

Dia menyarankan untuk memandikan kucing minimal sebulan sekali. Namun jika kucing sudah kotor maka harus segera dimandikan. Namun pastikan kering agar tak kena flu.

2. Jangan berikan makanan atau minuman manusia

Nutrisi merupakan faktor utama dalam kehidupan. Nutrisi dari makanan yang diberikan pada kucing juga akan memengaruhi nilai estetika (keindahannya), seperti rambutnya yang halus dan tidak mudah shedding.

Tentunya kata Iqbal, pemilihan makanan juga dapat mencegah munculnya penyakit, seperti gangguan saluran kemih, gangguan mencerna makanan, hingga alergi.

Beberapa kesalahan dalam memelihara kucing adalah sering memberikan makanan dan minuman manusia pada kucing. Sangat pantang memberikan kucing susu yang biasa diminum manusia, misalnya nasi, dan coklat. Susu mengandung laktosa yang tinggi dan bisa menyebabkan gangguan pencernaan pada kucing.

BACA JUGA :  Future Leaders Fellowship 2026 Dibuka, Mahasiswa Baru PTN Berkesempatan Ikuti Program Pengembangan Kepemimpinan Gratis

Nasi atau karbohidrat bukan sumber utama nutrisi untuk kucing. Apabila diberikan terlalu banyak, maka akan menjadi lemak dan berbahaya. Terutama jika menempel di organ vital kucing seperti jantung, ginjal, dan hati.

“Untuk nasi dan susu apabila sudah sering diberikan dan si kucing terbiasa, ini tidak akan kelihatan gejala diare, tapi kalau diperiksa secara keseluruhan pasti ada problemnya,” kata dia.

3. Deworming dan vaksinasi sesuai jadwal

Kesalahan dalam memelihara kucing lainnya adalah sering lupa vaksin. Vaksin sangat penting untuk membentuk imunitas tubuh kucing terhadap infeksi virus. Sementara deworming adalah pemberian obat cacing.

“Sebaiknya vaksin diberikan tiga kali ulangan dalam waktu 1 bulan sekali. Setelah itu manualnya satu tahun sekali rutin yah,” kata dia. (*)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================