
Di samping huruf paku dan hiroglif, seluruh bangsa telah banyak mengembangkan huruf-huruf dalam kebudayaan mereka, seperti halnya Tiongkok / China dan India. Huruf Tionghoa mulai dikembangkan sejak abad ke-14 SM dimana pada huruf-huruf yang mereka kembangkan, setiap tanda (huruf) mempunyai arti sebuah kata.
Sedangkan di India, dengan huruf yang dikenal dengan Sanskrit juga berkembang sekitar abad ke-14, tidak jauh beda dengan Tiongkok. Adapun huruf yang sampai pada kita saat ini, yang biasa dikenal dengan huruf alfabet (alphabet), sejarahnya berawal kira-kira 2.500 tahun yang lalu. Huruf-huruf alfabet Inggris dikembangkan atas dasar alfabet Romawi.
Huruf yang sampai pada kita saat ini, yang biasa dikenal dengan huruf Alfabet (Alphabet), sejarahnya berawal kira-kira 2.500 tahun yang lalu. Huruf-huruf alfabet Inggris dikembangkan atas dasar alfabet Romawi.
Dalam referensi yang lain, huruf Alphabet sebenarnya berasal dari bahasa Semit, dan secara etimologinya huruf “Alphabet” terdiri atas dua kata, yaitu, aleph (lembu jantan) dan beth (rumah). Sedang bangsa semit, merupakan bangsa yang pertama kali menggunakan huruf Alfabet (Alphabet) tadi.
Wilayah perkembangan huruf Alfabet (Alphabet) dalam satu keterangan berkembang ke Jazirah Arab Utara, Asia Kecil dan Eropa, Jazirah Arab Selatan, dan kemudian sampai pada kita saat ini, sebagi media informasi antar manusia. Namun, tidak bisa dimungkiri peradaban manusia tidak bisa lepas dari sejarah huruf yang merupakan media informasi antar manusia. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














