Wilayah: Seluruh Indonesia, kecuali Aceh, Sumut, Sumbar, Bengkulu.

Akhir Total (U3)

Waktu: Pukul 18.41.37 WIB/19.41.37 WITA/20.41.37 WIT

Wilayah: Seluruh Indonesia (Dapat teramati)

Akhir Sebagian (U4) Waktu: Pukul 19.49.03 WIB/20.49.03 WITA/21.49.03 WIT

Wilayah: Seluruh Indonesa (Dapat teramati)

Akhir Penumbra (P4)

Waktu: Pukul 20.56.08 WIB/21.56.08 WITA/22.56.08 WIT Wilayah: Seluruh Indonesia (Dapat teramati)

Menurut Andi, dampak dari Gerhana Bulan Total akan berimbas pada pasang naik air laut yang lebih tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasanya ketika tidak terjadi gerhana, purnama maupun bulan baru.

BACA JUGA :  Jangan Langsung Injak Laba-Laba di Rumah, Ini Risiko yang Perlu Diketahui

Saat gerhana, tidak ada cahaya Matahari yang dapat dipantulkan oleh Bulan sebagaimana ketika fase bulan purnama. Gerhana dapat berwarna menjadi lebih kecokelatan bahkan hitam pekat jika partikel seperti debu vulkanik ikut menghamburkan cahaya.

“Gerhana bulan total 8 November ini termasuk ke dalam gerhana ke-20 dari 72 gerhana dalam Seri Saros 136 (1680-2960). Gerhana bulan total yang dapat teramati di Indonesia untuk satu dekade berikutnya akan terjadi pada 8 September 2025, 3 Maret 2026, malam tahun baru 2029, 21 Desember 2029, 25 April 2032 dan 18 Oktober 2032,” tuntas Andi. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================