Dilakukan dua rakaat. Masing-masing rakaat dikerjakan dengan dua kali berdiri, dua kali membaca surat Alquran, dua ruku dan dua sujud.

Untuk yang berniat melakukan shalat khusuf sendiri maka berikut lafaz  niatnya:

sholli sunnatal khusuufi rok’ataini lillahi ta’aalaa.

Artinya, “Aku niat shalat gerhana bulan dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Sedangkan niat lengkapnya sebagai berikut:

  1. Niat
  2. Takbiratul Ihram
  3. Setelah takbir, membaca taawudz dan Surat Al-Fatihah, lalu surat panjang seperti Al-Baqarah
  4. Dengan anjuran memanjangkan ruku bisa disertai tasbih 100 kali
  5. Lalu bangkit tanpa doa i’tidal, melainkan membaca Surat Al-Fatihah, diikuti membaca surat yang lebih pendek.
  6. Ruku lagi dengan membaca tasbih 80 kali
  7. Kemudian bangkit dan membaca doa I’tidal.
  8. Sujud dengan membaca tasbih 100 kali seperti ruku pertama
  9. Duduk di antara dua sujud
  10. Sujud kedua dengan membaca tasbih 80 kali selama ruku kedua
  11. Duduk istirahat atau duduk sejenak sebelum bangkit untuk mengerjakan rakaat kedua
  12. Bangkit dari duduk, lalu mengerjakan rakaat kedua dengan gerakan yang sama dengan rakaat pertama.
  13. Setelah membaca Al-Fatihah dianjurkan membaca An-Nisa pada rakaat pertama dan surat A-Maidah untuk rakaat kedua
  14. Salam
BACA JUGA :  Bogor Kota, Sudahkah Tertata?

Setelah  salat,  lebih baik diteruskan dengan  berdoa dan beristighfar. Selain itu, gerhana bulan merupakan waktu mustajab doa. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================