Anak yang sering ditakut-takuti oleh orangtuanya akan membuat ia tidak mau mencoba dan memilih untuk bergantung pada orang lain (manja).

Menakut-nakuti anak

Apabila sifat ini tidak segera dihentikan, maka ada kemungkinan akan terbawa hingga dewasa.

Mereka akan cenderung tumbuh sebagai pribadi yang suka bergantung, sulit berpisah, dan tidak bisa mandiri.

  1. Menghilangkan kepercayaan anak

Efek menakut-nakuti anak lainnya yakni akan dapat menurunkan kepercayaan anak. Pasalnya, kebiasaan ini sama hal dengan membohongi anak.

Menakut-nakuti anak

Apalagi jika Anda terbiasa menggunakan hal-hal aneh untuk menakut-nakuti anak Anda. Tentu, hal ini akan mengakibatkan si Kecil jadi kehilangan kepercayaan pada orangtuanya.

BACA JUGA :  Kisah Nabi Daud AS Mengalahkan Jalut: Bukti Kekuatan Iman dan Pertolongan Allah SWT

Memang, pada dasarnya anak kecil akan mudah percaya. Namun, seiring dengan pertumbuhannya menjadi dewasa maka kebenarannya akan mudah untuk diketahui.

  1. Kurang rasa kepercayaan diri

Anak sering ditakut-takuti memungkinkan tumbuh menjadi pribadi yang memiliki kepercayaan diri rendah.

Menakut-nakuti anak

Pasalnya, saat anak ditakut-takuti mereka akan berpikir bahwa tindakan yang dilakukannya salah.

Tak jarang, dapat menimbulkan perasaan insecure terlebih lagi ketika harus membangun hubungan dengan orang lain atau bersosialisasi.

Bahkan, bila terlalu sering ditakuti, lambat laun kepercayaan diri anak akan luntur sehingga ia tumbuh jadi pribadi yang mudah minder.

  1. Sulit tidur
BACA JUGA :  Perbandingan Mobil Hybrid dan Mobil Listrik: Kelebihan, Kekurangan, dan Pertimbangan Sebelum Membeli

Salah satu dampak suka menakut-nakuti anak akan menimbulkan rasa khawatir dan cemas yang berlebihan pada anak, terutama saat sendirian.

Terkadang, rasa cemas yang berlebihan ini membuat anak tidak tenang hingga sulit untuk tidur bahkan mengalami mimpi buruk.

Menakut-nakuti anak

Pasalnya, kontrol emosi pada anak dengan orang dewasa sangat berbeda. Anak sulit untuk menenangkan diri, sehingga apa yang dipikirkan bisa terbawa saat akan tidur.

Jadi, pertimbangkan lagi untuk menjadi orangtua yang positif dan selalu memberikan dorong-dorongan baik pada anak daripada harus melontarkan kalimat-kalimat untuk menakutinya. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================