
“Beberapa tim kami bagi, untuk perbaikan pipa kecil dan besar. Ada satu tim yang menggunakan sepeda motor, itu untuk perbaikan pipa kecil berdiameter 2 inch kebawah,” tandasnya.
Sedangkan tim lainnya, sambung dia, menggunakan mobil untuk perbaikan pipa besar yakni pipa 4 inch keatas. Secara umum, ada empat tim yang dikerahkan dalam 3 shift untuk perbaikan kebocoran.
Ia mengakui, potensi kehilangan air akibat kebocoran sangat berpengaruh terhadap pendapatan.
“Itu jadi perhatian dan urgen buat kami. Bicara target, tahun ini Alhamdulillah kita selesaikan target perbaikan di banyak titik. Kami sangat konsen terhadap potensi kehilangan air akibat kebocoran. Ya tentu kami berharap upaya itu terpenuhi demi kualitas pelayanan yang baik,” tutup Ardani. (Aditya)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















