BOGOR-TODAY.COM, BOGOR – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis kejadian dan parameter Gempabumi yang mengguncang wilayah Kota Bogor dan sekitarnya pada Rabu (23/11/2022) pukul 17.54 WIB.

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto ST, MM menganalisa hasil BMKG menunjukkan bahwa gempabumi ini berkekuatan M=3,1. Episenter terletak pada koordinat 6.69 LS dan 106.7 BT.

“Tepatnya berlokasi di darat pada jarak 15 km barat daya kota bogor pada kedalaman 18 km,” kata Hartanto.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas Sesar Citarik.

Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempabumi ini dirasakan di wilayah Sukabumi dan Kabupaten Bogor dengan Skala Intensitas II MMI. (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Namun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

Hingga pukul 18:15 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.

BACA JUGA :  Kenapa Banyak Orang Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi Instagram dan Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG.

Website http://balai2.bmkg.go.id atau http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id adapun dapat melalui Mobile Apps IOS dan Android: wrs-bmkg atau infobmkg.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================