
Tak hanya menyebabkan anemia, kekurangan energi kronis bisa menyebabkan infeksi dan hormon tidak seimbang yang berdampak buruk pada kesehatan.
- Kurang mengonsumsi makanan mengandung zat besi
Makanan tinggi zat besi seperti hati, daging, ayam, ikan, sampai telur penting sebagai sumber zat besi alami. Ibu hamil banyak yang mengalami kekurangan zat besi karena minim asupan ini.
Perlu diketahui, kebutuhan zat besi selama kehamilan naik. Mineral ini digunakan untuk pembentukan sel dan jaringan baru pada janin.
Kebutuhan zat besi wanita usia produktif dengan kondisi tubuh sehat biasanya sebanyak 18 miligram. Tapi, ibu hamil di trimester kedua dan ketiga membutuhkan tambahan zat besi sebanyak 9 miligram.
Selama hamil, upayakan untuk mengonsumsi makanan mengandung zat besi tinggi agar kebutuhan mineral ini tetap tercukupi.
- Infeksi yang menyebabkan kekurangan zat besi kronis
Beberapa infeksi bisa membuat tubuh kekurangan zat besi dan jadi penyebab anemia pada ibu hamil.
Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan kekurangan zat besi kronis di antaranya infeksi cacing tambang, malaria, tuberkulosis (TBC), dan HIV/AIDS.
Jika ibu hamil termasuk kelompok berisiko karena memiliki faktor penyebab anemia pada ibu hamil di atas, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter atau bidan.
Masalah kesehatan ini dapat diatasi dengan mengelola akar penyebab penyakit, memperbaiki pola makan jadi lebih sehat, dan minum tablet tambah darah.
- Jarak kehamilan terlalu dekat
Setiap pasangan perlu menjalankan program kehamilan, tujuannya untuk mengatur jarak kehamilan agar tidak terlalu dekat atau jauh.
Jarak kehamilan terlalu dekat atau kurang dari dua tahun bisa meningkatkan risiko anemia pada ibu hamil.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















