
Reaksi alergi pada setiap orang umumnya berbeda-beda. Ada yang disebabkan serbuk sari, bulu hewan, udara dingin, sengatan serangga, pengaruh makanan serta obat tertentu.
- Reflux asam
Jika Anda menderita refluks asam atau penyakit gastroesophageal reflux (GERD), asam di perut ini dapat naik kembali ke kerongkongan dan menyebabkan rasa geli.
Ketika zat asam dari perut itu naik ke kerongkongan, Anda juga akan mengalami batuk seperti tersedak.
- Faringitis
Faringitis atau radang tenggorokan adalah kondisi peradangan yang terjadi di bagian faring yaitu tenggorokan.
Penyebabnya bisa karena bakteri atau infeksi virus influenza, epstein-barr, atau rhinovirus. Salah satu gejalanya yaitu gatal di tenggorokan dan terasa nyeri.
- Sinusitis
Sinusitis dapat mengakibatkan batuk tidak berhenti tenggorokan gatal dan mengalami gejala seperti flu atau pilek.
Infeksi sinus menyebabkan produksi lendir atau mukus jadi lebih banyak. Cairan lendir itu berada di rongga hidung dan bisa masuk ke tenggorokan yang akhirnya terjadi batuk.
- Postnasal drip
Postnasal drip merupakan keadaan setelah sembuh dari flu. Dalam kondisi ini, lendir dari sakit flu masih berada di bagian belakang hidung dan tenggorokan.
Lendir tersebut berpotensi menumpuk di saluran pernapasan, sehingga tenggorokan menjadi gatal saat batuk
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















