“Saya minta seluruh Kepala Perangkat Daerah terjun langsung mengawal proses awal perencanaan ini, dan mengawal proses koordinasi yang intensif dan efektif antar perangkat daerah selama proses penyusunan dokumen perencanaan. Pastikan program dan kegiatannya mendukung kinerja utama daerah untuk peningkatan kualitas pelayanan pubik,” tegasnya.

Dirinya juga meminta agar Kepala Perangkat Daerah menyiapkan data sektoral, sebab dalam penyusunan perencanaan ini harus berdasarkan kepada data eviden.  “Tahun 2023 merupakan akhir masa jabatan kepala daerah, saya harus tetap mengawal proses pembuatan 7 dokumen perencanaan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tahapan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tandasnya.

BACA JUGA :  Bangunan Cagar Budaya Denkesyah Bogor Mulai Direstorasi Pasca-Kebakaran, Pemkot Kucurkan Rp3,7 Miliar

Ditempat yang sama, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, Suryanto Putra menambahkan bahwa menyiapkan dokumen perencanaan daerah dan dokumen perencanaan perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Bogor ini penting, untuk itu seluruh perangkat daerah perlu mendapatkan informasi akurat terkait dinamika kebijakan skala nasional yang sangat berpengaruh kepada pengambilan keputusan perencanaan pembangunan di Kabupaten Bogor baik pra maupun pasca Pilkada serentak.

BACA JUGA :  Gandeng Jakarta Bartender Club, STP Bogor Gelar 'Signature Session 2026' untuk Kupas Seni di Balik Bar

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun sinergi perencanaan dan kebijakan antar pemerintah pusat dan daerah dalam pra dan pasca Pilkada serentak 2024 nanti. Agar seluruh kepala perangkat daerah, para asisten, para staf ahli, para pejabat fungsional dan termasuk dari para camat juga dihadirkan untuk bersama-sama menggali informasi pentingnya terkait kebijakan nasional dalam penyusunan dokumen ini,” imbuhnya. (*/Gistin)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================