

“Penemuan kasus dan rujukan ODGJ ke RSJMM semakin meningkat, seiring gencarnya promosi kesehatan yang kami lakukan, namun penanganan ODGJ paska rawat di masyarakat masih kendor, sehingga banyak ODGJ yang kembali kambuh. Kami ingin agar ODGJ bukan hanya pulih di RSJMM, tapi bisa produktif dan mandiri di masyarakat,” terang Iyep dalam keterangan tertulisnya.
Sementara itu, pimpinan Dompet Duafa Hendra dan Awaludin, menyambut baik dan menyampaikan kesiapanya untuk mendukung kegiatan PKJN-RSJMM.
“Kami siap mendukung peningkatan produktivitas ODGJ sesuai kebutuhan, bisa dilaksanakan di kami atau di masyarakat dan kami siap merespon apa yang RSJMM rencanakan untuk kemandirian ODGJ di masyarakat,” ungkap Hendra.
Dengan penuh keakraban, diskusipun diakhiri dengan kesepakatan untuk sama-sama mengikis stigma negatif terhadap ODGJ di mata masyarakat. Sehingga citra ODGJ sebagai orang yang dianggap meresahkan masyarakat, lambat laun akan berubah dan bisa setara antara pandangan dan perlakuan masyarakat terhadap ODGJ seperti kepada penyakit lainnya. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















