Rasa sakitnya bisa sangat tidak nyaman sehingga bisa disalahartikan sebagai radang usus buntu atau usus buntu yang pecah.

  1. Makanan terlalu manis

Gula tambahan bisa berdampak buruk buat kesehatan. Pasalnya, gula dapat memicu diare dan memperburuk peradangan pada usus buntu.

  1. Produk olahan daging

Produk olahan daging seperti nuget, sosis, hingga bakso kerap menyebabkan peradangan pada usus. Gara-garanya, kandungan seratnya yang dinilai rendah.

Serat adalah zat yang dibutuhkan oleh sistem pencernaan agar dapat berfungsi dengan baik. Akibat kekurangan serat, organ pencernaan akan mengalami masalah yang bisa saja berujung pada radang usus buntu.

  1. Makanan yang digoreng
BACA JUGA :  Resep Kue Cubit Empuk dan Manis, Cocok Jadi Camilan Sore yang Mudah Dibuat

Makanan yang digoreng mengandung lemak yang tinggi dan bisa menyebabkan iritasi pada sistem pencernaan. Konsumsi makanan tinggi lemak sangat dilarang jika Anda menderita radang usus buntu atau dalam periode pasca-operasi. Pasalnya, makanan jenis ini relatif lebih sulit dicerna.

  1. Biji-bijian

Biji-bijian tergolong ke dalam jenis makanan yang sulit untuk dicerna oleh usus. Saat makanan sulit dicerna, otomatis makanan akan mengendap di dalam usus.

BACA JUGA :  Kisah di Balik Air Zamzam, Warisan Keimanan dan Pengorbanan Siti Hajar yang Tak Pernah Terlupakan

Jika terus dibiarkan hingga menumpuk, makanan yang mengendap dan semakin mengeras tersebut akan menutupi rongga yang ada pada usus buntu. Usus buntu pun akan mengalami peradangan yang memicu kondisi seperti lambung bocor.

  1. Daging merah

Daging juga berpotensi menjadi makanan yang memicu radang usus buntu. Oleh karena itu, sebaiknya bersihkan daging terlebih dahulu kemudian masak sampai benar-benar matang sebelum Anda mengonsumsinya.

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================