“Saya ngeliat tuh, korban saat itu udah berdarah lehernya. Dia minta tolong,” kata Endang.

Selain itu saksi melihat pelaku penusukan saat itu sempat membuang pisau yang dipergunakan dalam duel tersebut. Pelaku kata Endang, juga sempat ingin melarikan diri. Namun saat itu kunci motornya hilang, sehingga warga dapat menahannya.

BACA JUGA :  Jaro Ade Sampaikan Raperda APBD 2025 usai Pemkab Bogor Raih WTP

“Saya sempet liat dia buang pisau, kaya pisau dapur gitu. Pelaku juga tadinya mau kabur, tapi karena kuncinya hilang makanya dia gak bisa kabur,” ungkapnya.

Endang menyebut peristiwa ini lantaran senioritas ditempat kerja. Diketahui pelaku dan korban satu tempat kerja. Korban penusukan diduga merupakan junior dari pelaku.

BACA JUGA :  Jelang Pemilu 2029, PDI Perjuangan Kabupaten Bogor Bidik Delapan Kursi DPRD

“Senioritas. Jadi senior itu nyuruh yang junior ngapain. Mungkin enggak seneng atau gimana. Akhirnya duel,” ucapnya.

Endang mengatakan, saat ini korban duel berdarah itu masih dalam perawatan di Rumah Sakit Patria Ika, Slipi. Sementara pelaku masih dalam pemeriksaan di Polsek Palmerah. (net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================