
Deddy Corbuzier mempertanyakan peran KPI yang menyebut diri mereka sebagai pelindung hak anak-anak.
“Katanya Anda melindungi hak anak-anak. Saya pernah di Hitam Putih ngundang anak kecil, kena KPI. Pertanyaannya sekarang, ketika Fajar Sadboy dan mantannya, usia di bawah umur masuk ke dalam TV, mana KPI?” ucap Deddy Corbuzier.
Deddy Corbuzier populer ini bahkan menyebutkan tentang pasal yang mendukung argumennya.
“Padahal kalau kita merujuk pada pasal 29 peraturan KPI tentang pedoman perilaku penyiaran disebutkan bahwa lembaga penyiaran tidak boleh mewawancarai anak-anak di bawah umur 18 tahun di luar kapasitas mereka serta wajib mempertimbangkan keamanan dan masa depan mereka. Mana KPI?” kata Deddy lagi mempertanyakan.
“Kok enggak ada? Kok (Fajar Sad Boy) masih bisa tetap muncul (di TV)? Apa Anda sibuk ngeblur tetek (payudara) sapi?” imbuh Deddy Corbuzier kesal sekalugus menyindir aksi KPI yang asal main sensor.
Tak cukup sampai di situ, Deddy Corbuzier terus menyentil KPI dengan sindiran pedas. Peraturannya ada. Realisasinya mana? Kalau lihat tetek-tetek enggak boleh, tapi kalau anak di bawah umur nangis karena putus cinta boleh gitu?
Terakhir, Deddy Corbuzier menegaskan bahwa mengundang Fajar Sadboy ke Televisi adalah bentuk dari eksploitasi anak yang tidak hanya merugikan Fajar, tetapi juga anak-anak di bawah umur yang menonton. (**)
Untuk menonton selengkapnya klik link di bawah ini
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















