Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina Muksin Nasution juga membenarkan adanya seorang santri Ponpes Mustafawiyah terseret arus Sungai Aek Singolot.

“Iya benar (seorang santri yang hanyut di Sungai Aek Singolot). Basarnas dan BPBD sudah kita kerahkan kesana.” kata Kepala BPBD Madina.

Muksin Nasution menyatakan, peristiwa ini terjadi selepas salat Magrib. Ia menyebut debit sungai Aek Singolot saat ini sedang naik akibat curah hujan yang cukup tinggi mengguyur wilayah Madina.

BACA JUGA :  Cara Aman Mengonsumsi Nasi agar Gula Darah Tidak Mudah Naik

“Debit air di sana cukup besar. Ini saya masih menunggu informasi dari kepala bidang BPBD yang turun ke lokasi. Saya mengimbau masyarakat Madina berhati-hati terutama yang tinggal di kawasan aliran sungai karena hujan masih terus mengguyur daerah ini,” ujar dia.

BACA JUGA :  Lupa Membaca Surat Pendek Setelah Al-Fatihah, Apakah Salat Tetap Sah? Ini Penjelasan Hukumnya

Hujan deras mengguyur Kabupaten Madina sejak Senin menjelang sore sekitar pada pukul 15.30 WIB hingga pukul 22.00 WIB belum juga reda. (*net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================