BOGOR-TODAY.COM, CIBINONG – Sejumlah jabatan strategis di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengalami kekosongan. DPRD Kabupaten Bogor pun meminta Plt Bupati Bogor agar segera melakukan rotasi, mutasi serta promosi.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto menilai, Plt bupati hanya memiliki waktu efektif sekitar 6 bulan, dalam menuntaskan seluruh target yang ada dalam Rencana Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023, sekaligus mengakhiri masa jabatan pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan.
“Masa jabatan akan berakhir pada akhir Desember 2023 mendatang. Menurut aturan, enam bulan sebelum masa jabatan berakhir, bupati tidak boleh mengambil kebijakan strategis. Artinya waktu efektif hanya sekitar enam bulan,” kata Rudy.
Menurut Rudy, pengisian jabatan-jabatan kosong harus segera dilakukan, untuk melakukan upaya percepatan jemulah program yang telah dicanangkan dalam RPJMD 2018-2023.
Selain itu, jabatan kosong yang sudah terisi, akan memudahkan Pemkab Bogor dalam menjalani masa transisi selama tahun 2024, di mana saat itu kepemimpinan diemban oleh seorang Penjabat (Pj) Bupati Bogor.
“Tahun ini diperkirakan ada 70 jabatan kosong. Itu harus segera dilakukan pengisian. Jabatan kosong itu meliputi kepala dinas, sekretaris dinas, hingga kabid dan kasi. Mumpung sekarang masih bisa mengambil kebijakan,” kata politisi Gerindra itu.
Meski begitu, Rudy berharap pengisian jabatan tidak dilakukan dengan asas kedekatan dengan pimpinan, melainkan mengacu pada kualitas dan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN). Baik dari sisi pengalaman, maupun latar belakang pendidikan.
“Saya sangat yakin dan percaya bahwa banyak SDM di Kabupaten Bogor yang mampu dan sanggup. Jadi saya berharap walaupun dipimpin plt hari ini, seluruh jabatan strategis segera diisi agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (**)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















