
Setelah berhasil keluar dari mobil, lanjut Puriyono, pengemudi dan istrinya kemudian berteriak minta tolong. Dari teriakan tersebut, warga yang melihat kobaran api langsung bergegas ke lokasi.
“Warga sekitar yang sedang nongkrong di warung kopi, dibantu warga pengguna jalan yang sedang melintas, kemudian berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. Kemudian warga yang lain melaporkan ke Kepala desa setempat dan diteruskan ke Personil Damkar Situbondo,” ujarnya.
Setelah menerima laporan, sambung Puriyono, beberapa menit kemudian dua unit, Damkar milik Pemkab Situbondo bersama tim gabungan yang terdiri dari anggota BPBD, TNI, Polri dan Tagana tiba di lokasi kejadian. Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini.
“Setelah dilakukan penyemprotan dengan dua unit damkar, petugas berhasil memadamkan kobaran api sekitar pukul 21.30 WIB. Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp60 juta,” pungkasnya. (*net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















