BOM
Mantan Perdana Menteri (PM) Pakistan Imran Khan mengecam keras aksi terror yang ledakan Bom di masjid dan mnewaskan 25 orang.

BOGOR-TODAY.COM, PAKISTAN – Peristiwa ledakan bom bunuh diri di masjid di Kota Peshawar, Pakistan barat laut mendapat reaksi negatif dari berbagai kalangan, salah satunya mantan Perdana Menteri PM Pakistan Imran Khan.

Dalam sebuah unggahannya di media sosial, Khan mengutuk keras tragedi ledakan bom bunuh diri di masjid di Paksitan itu, melalui unggahan akun twitter pribadinya.

“Saya mengecam keras untuk serangan ledakan bom bunuh diri yang dilakukan teroris di masjid Peshawar, Pakistan saat salat,” cuitnya.

Menurut Khan, saatnya pemerintah Pakistan bersiaga penuh dan mengumpulkan semua informasi dari intelejen dan menyiagakan seluruh kekuatan tentara maupun polisi.

“Saatnya mengumpulkan intelijen kita dan melengkapi pasukan polisi kita dengan benar untuk, memerangi ancaman terorisme yang semakin meningkat,” imbuhnya.

Dalam insiden berduka itu, sebanyak 25 orang tewas dalam ledakan bom yang terjadi di sebuah masjid di Kota Peshawar, Pakistan barat laut.

BACA JUGA :  Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Indonesia

Selain menewaskan puluhan orang, ledakan bom di masjid Pakistan juga melukai lebih dari seratus orang yang berada disana.

“Ada 25 orang tewas dalam ledakan bom itu, dan setidaknya 140 lainnya luka-luka,” ujar Polisi Peshawar, Sikandar Khan kepada kantor berita Reuters, Senin 30 Januari 2023, seperti mengutip dari laman aljazeera.com.

“Sebagian bangunan masjid runtuh dan beberapa orang berada di bawah reruntuhan bangunan masjid,” tambah Khan.

Kamal Hyder dari Al Jazeera yang melaporkan dari Islamabad mengatakan, dari beberapa sumber bahwa serangan itu dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri.

“Pelaku bom bunuh diri dilaporkan duduk di barisan depan saat salat berjamaah di dalam masjid,” tambahnya.

BACA JUGA :  Sambut Hari Lingkungan Hidup, Warga Mekarjaya dan PTPN IV Regional I Normalisasi Sungai Cikalong

Petugas polisi bernama Meena Gul mengaku saat kejadian bom itu, dirinya sedang berada di dalam masjid ketika bom meledak.

Dia pun mengaku heran bisa selamat dari tragedy bom tanpa ada cedera sedikitpun. “Dia juga mendengar tangisan dan jeritan orang setelah ledakan bom bunuh diri,” katanya menurut kantor berita AP.

“Informasi yang dihimpun, ada lebih dari 150 jemaah di dalam masjid ketika bom meledak,” tambah Gul.

Saat berita ini diturunkan, belm ada pihak baik kelompok maupun individu yang bertanggung jawab atas insiden bom bunuh diri di masjid.

Sebelumnya, pada bulan Maret lalu, seorang pelaku ledakan bom bunuh diri menyerang sebuah masjid di Peshawar yang menewaskan 64 orang dalam serangan teror paling mematikan di Pakistan sejak 2018. ***

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================