“Kejadian tersebut bermula pada awalnya keduanya berboncengan naik motor membawa sekarung cabai berjalan dari arah selatan menuju arah utara, kemudian menyeberang perlintasan rel KA, menuju arah timur,” kata Sutomo pada Senin (30/1/2023).

Di saat bersamaan dari arah utara ke selatan dikatakan Sutomo, muncul KA Parcel barang jurusan Malang – Jakarta yang melintas. Tak ayal korban yang sudah berada di tengah rel langsung tertabrak kereta api. Alhasil keduanya yang naik sepeda motor Honda Astrea Prima warna hitam dengan Nopol  N-5084-CZ pun terpental.

BACA JUGA :  "Bogor Belum Selesai Ditulis", Karya Sastra untuk Kabupaten Bogor

“Korban tertabrak kereta hingga terpental 10 meter. Korban pengendara sepeda motor mengalami luka parah pada kepala, sehingga korban meninggal dunia di TKP,” kata dia.

Sang istri Siti Asiyah yang dibonceng oleh suaminya akhirnya menghembuskan napas terakhirnya saat dirawat di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.

BACA JUGA :  Unggul Medali Perak, Kontingen Pencak Silat Kota Bogor Sabet Juara Umum Popwilda I Jabar 2026

Sementara jasad suaminya Sulkan pun langsung dibawa ke ruang jenazah RSUD Kanjuruhan Malang untuk selanjutnya dilakukan visum.

“Penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh Satlantas Polres Malang,” tukasnya. (*/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================