BOGOR-TODAY.COM – Meta Platforms Inc kembali memberikan peringatan kepada ribuan karyawan, bahwa pekerja Facebook itu kinerjannya buruk.
Hal itu tentu saja peringatan keras dari induk Facebook yakni Meta sebagai sinyalement akan adanya gelombah PHK kembali bagi karyawan.
Perusahaan Meta Platforms Inc juga memotong bonus karyawan, hal itu merupakan salah satu langkah yang diambil pihak Facebook setelah eksekutif senior Chief Executive Mark Zuckerberg menyatakan 2023 tahun efisiensi.
Para pimpinan Meta juga mengarahkan agar lebih banyak lagi karyawan Facebook yang keluar dalam beberapa minggu mendatang.
Kemungkinan terburuk, Meta akan melakukan PHK sekitar 13% atau sebanyak 11.000 karyawan perusahaan Facebook.
Manajer Meta mengatakan, ada sekitar 10% karyawan yang kinerjanya buruk adri jumlah karyawan Meta sekitar 89.400 jika dilihat dari data 2019 sampai 2022.
“Kami selalu memiliki budaya kinerja tinggi berbasis tujuan, dan proses peninjauan kami dimaksudkan untuk mendorong pemikiran jangka panjang dan pekerjaan berkualitas tinggi,” kata juru bicara Meta seperti mengutip dari foxnews.com.
Tinjauan dari pengurangan tenaga kerja itu sebagai upaya perampingan struktur pekerja yang ada di perusahaan induk Facebook Meta Platforms Inc.
“Kami sedang melakukan pemangkasan struktur organisasi diperusahaan dan menghapus beberapa divisi menengah dan digantikannya dengan Ai (kecerdasan buatan) agar lebih produktif,” ujar Zuckerberg belum lama ini.
Di kalangan karyawan Facebook, langkah yang diambil Meta merupakan sebuah tanda agar karyawan yang di PHK agar segera mencari pekerjaan lain.
Sebagai konsekwensi dari pemutusan hubungan kerja, pihak Meta akan membayar karyawan yang di PHK dengan bayaran sebesar 85% dari jumlah upahnya.
Angka itu yang selalu digunakan saat membayar bonus tahunan kepada karyawan Meta, padahal pada tahun 2018 lalu pihak Facebook selalu mengeluarkan 100% untuk upah karyawan.
Alasan Meta mengeluarkan kebijakan itu, karena persaingan dengan perusahaan yang semakin ketat seperti TikTok dari China dan penurunan permintaan iklan di tengah iklim ekonomi makro yang sulit.
Prospek perusahaan mengalami penurunan kembali ketika teknologi kecerdasan buatan diluncurkan pada tahun 2022 untuk meningkatkan alat penargetan iklan dan rekomendasi kontennya.
Sejak April 2021, Meta menentang dampak perubahan pelacakan iklan Apple Inc., yang menurut perusahaan media sosial tahun lalu akan menelan biaya sekitar $10 miliar dalam pendapatan pada tahun 2022.
Selama kuartal tiga tahun terakhir, induk perusahaan Facebook Meta Platforms Inc mengalai penurunan pendapatan setiap tahunnya. (*)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















