Korban Gempa Turki Mencapai 46.000 Orang Meninggal Dunia, 84.000 Bangunan Hancur

Menteri Kesehatan Turki, Fahrettin Koca mengatakan, meskipun telah terjadi peningkatan infeksi usus dan saluran pernapasan atas, jumlahnya tidak menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat.

“Prioritas kami sekarang adalah melawan kondisi yang dapat mengancam kesehatan masyarakat dan mencegah penyakit menular,” kata Koca dalam konferensi pers di provinsi Hatay selatan.

Organisasi bantuan mengatakan, para korban hidup akan membutuhkan bantuan selama berbulan-bulan mendatang, dengan begitu pemerintah harus segeraa menyiapkan infratsruktur sementara bagi korban hidup.

Baik Turki maupun Suriah tidak mengatakan berapa banyak orang yang masih hilang setelah Gempa Turki hingga hari kedua belas ini.

BACA JUGA :  Tidak Terprovokasi, Seluruh Kepala Desa di Kecamatan Cijeruk dan Cigombong Kompak Jaga Kondusifitas Kabupaten Bogor 

Bagi keluarga yang masih menunggu untuk menjemput kerabat di Turki, ada kemarahan yang meningkat tentang apa yang mereka lihat sebagai praktik pembangunan yang korup dan pembangunan perkotaan yang sangat cacat yang mengakibatkan ribuan rumah dan bisnis hancur.

Salah satu bangunan tersebut adalah Ronesans Rezidans atau Renaissance Residence, yang runtuh di Antakya, menewaskan ratusan orang.

BACA JUGA :  Kebiasaan Orang Tua yang Tanpa Disadari Dapat Menurunkan Rasa Percaya Diri Anak

“Dulu saat awal dibangun katanya gedung itu than gempa, tapi kenyataannya. Hasil bangunannya mengerikan. Tidak ada semen atau besi yang layak di dalamnya. Ini benar-benar bangunan neraka,” kata Hamza Alpaslan (47) yang saudara laki-lakinya pernah tinggal di blok tersebut.

Pemerintah Turki berjanji sksn menyelidiki siapa pun yang bertanggung jawab atas runtuhnya bangunan dan telah memerintahkan penahanan lebih dari 100 tersangka, termasuk pengembang gedung-gedung yang ahncur akibat gempa Turki. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================