
Sementara itu, Sekretaris Dinas PUPR Kota Bogor, Rena da Frina mengatakan, sebenarnya pak wakil sudah memerintahkan pihaknya untuk mengecek terkait pedestrian di Alun alun Kota Bogor, bahwa yang terlihat becek setelah hujan adalah karena taman.
“Ketika masuk ke alun-alun kan kanstin itu untuk taman, kenapa becek. Dan ada bunga yang ditanam di dekat tembok pembatas, tapi diinjak oleh Angkot,” tuturnya.
Rena menjelaskan bahwa awalnya mereka harus mengecek ke sana, tetapi ketika mereka pergi ke lokasi, mereka menemukan bahwa ada orang yang telah memindahkan granit tersebut. Saat kami mengecek, kami bersama PPK, PPTK dan orang yang melaksanakan dilapangan.
“Ya, jadi mumpung masih dalam tahap pemeliharaan, kami minta tolong diperbaiki dan mereka (pihak pemborong-red) menyanggupi, tetapi melihat dahulu mana yang musti lebih awal diperbaiki. Apakah tanaman atau yang copot dahulu,” paparnya.
Rena menjelaskan bahwa saluran air juga merupakan tindakan pencegahan karena saat hujan turun, saluran air dipenuhi sampah.
“Makanya saya bilang agar kesadaran masyarakat dan semua pihak harus atau wajib. Jangan hanya pemerintah saja yang memelihara tapi kan itu area publik, masyarakat juga harus merasa memiliki,” pungkasnya. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















