
“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan terkemuka. Investasi ini tidak hanya membantu kami memenuhi permintaan pasar yang berkembang pesat, tetapi pengalaman industri ini menambah pengetahuan bisnis yang tak tertandingi,” kata Jon Gruen, CEO Fortem Technologies.
Hanwha Aerospace, cabang bisnis kedirgantaraan dari konglomerat Korea Selatan, Hanwha Group mengatakan, akan bekerja sama dengan perusahaan AS untuk mengamankan teknologi anti drone canggih.
Markets pasar anti drone di dunia diperkirakan mencapai $900 juta pada tahun 2022 dan diproyeksikan mencapai $3,8 miliar pada tahun 2027 dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 27,7 persen.
Faktor utama yang mendorong pertumbuhan pasar ini, meningkatnya insiden pelanggaran drone, meningkatnya penggunaan drone untuk melawan terorisme dan kegiatan ilegal, dan meningkatnya penggunaan drone untuk pengintaian jarak jauh.
“Sebagai perusahaan pertahanan nasional, kami akan menciptakan teknologi drone terbaik dunia, untuk melindungi keamanan nasional dan memasuki pasar untuk memajukan sistem senjata Hanwha ke tingkat teratas di dunia,” pungkasnya. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















