
Dia menghimbau kepada masyarakat yang terkena imbas dari masalah seperti ini, untuk tetap menyikapi dengan kepala dingin dan juga untuk kepala Desa agar bijaksana dalam memanfaatkan anggaran samisade.
“Buat kepala Desa juga harus bijak, ketika dana itu sudah masuk ke kas Desa cepet-cepet dibangun, jangan sampe masyarakat yang hari ini sudah pada pintar malah merasa dirugikan dan bertindak. Yang rugi juga kepala Desa apalagi kalau sampe dibawa ke jalur hukum,” pungkasnya.
Sementara itu, Sabar, salah satu perwakilan warga yang hadir dalam kunjungan tersebut juga mempertegas sikap warga Tonjong yang dibuktikan dengan dukungan tanda tangan dari seluruh elemen warga akan melaporkan hal ini ke aparat penegak hukum.
“Pokoknya warga sudah bersikap, sudah ga mau dipimpin sama kades yang sekarang. Soalnya masalah bukan kali ini saja,” tutur Sabar.
Menurut Sabar, warga sudah sepakat untuk melaporkan dugaan tindak pidana korupsi kades Tonjong ke aparat penegak hukum.
“Indikasinya sudah jelas kok, uang pemda sudah turun dari Desember 2022 tapi sampe sekarang jalan masih hancur begini,” ungkapnya. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















