Bima Arya Tekankan 2 Faktor Yang Mempengaruhi Kesuksesan

Selain itu kata dia, di bagian bawah dibangun fasilitas bagi anak 4-5 tahun yang bisa ditemani orang tuanya untuk bermain agar mulai dan senang membaca. Ada juga tempat-tempat untuk berdiskusi, auditorium untuk menonton film-film inspiratif atau membedah buku.

“Ini adalah modal menuju peradaban yang kita idam-idamkan, urusan stunting menjadi PR banget untuk kita, pendidikan juga sama. Jadi modal kita itu besar, namun PR kita juga banyak. Teruslah belajar membangun kolaborasi dan belajar membuka diri, tidak jumud atau picik, jangan seperti katak dalam tempurung. Berpikirlah jauh ke depan dan panjang, hindari pola-pola jangka pendek, utamakan adab ketimbang ilmu. Perbanyak silaturahmi ketimbang semangat untuk saling berkompetisi, berlomba-lomba dalam kebaikan itu keren, tetapi framenya bukan untuk posisi apalagi untuk materi. Politik itu bukan tujuan namun baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur adalah tujuan sesungguhnya,” papar Bima Arya kepada para peserta LK II.

BACA JUGA :  Daftar Game Baru yang Rilis Juni 2026, Remake Legendaris Siap Ramaikan Pasar

Selanjutnya Bima Arya menyampaikan catatan bagi generasi saat ini yang dijuluki sebagai generasi strawberry.

Menurutnya generasi strawberry itu canggih jika dilihat dari luar, namun jika ‘ditoyor’ atau terkena goncangan akan hancur karena terlalu lembut.

BACA JUGA :  SPMB 2026 Kabupaten Bogor Resmi Dibuka, Simak Jadwal Lengkapnya

“Hal tersebut penting karena generasi strawberry banyak dikritik terkait persoalan karakter atau persoalan adab dimana hal itu juga menjadi permasalahan semua,” katanya. (*)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================