Revisi Perda RTRW 2016-2036 Tak Kunjung Selesai, Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Desak Pemkab  

Komisi I DPRD KabupatenBogor

BOGOR-TODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah melakukan revisi perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bogor tahun 2016-2036, namun hingga kini tak kunjung beres, hal itu membuat Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor kesal.

Pembahsan revisi perda RTRW 2016-2036 kembali dibahas Kelompok Kerja (Pokja) Forum Penataan Ruang (FPR) Provinsi Jawa Barat. Pembahasan revisi RTRW ini sempat terhenti selama dua tahun silam, akhirnya Komisi 1 DPRD Kabupaten Bogor mendesak pemkab segera dibereskan.

Salah seorang Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar mengatakan, proses revisi RTRW ini sejatinya sudah mulai dilaksanakan sejak tahun 2020.

BACA JUGA :  Timnas Indonesia U-19 Hadapi Timor Leste Malam Ini, Garuda Muda Incar Tiket Semifinal AFF U-19 2026

Namun, karena ada Undang-undang Cipta kerja yang turun dari pusat sehingga akhirnya revisi perda RTRW 2016-2036 harus terhenti selama dua tahun.

“Revisi perda RTRW 2016-2036, Perda 11 Tahun 2016 sebetulnya sudah dua tahun yang lalu dibahas, tapi selama dua tahun ini terkendala,” kata beben.

Penyebab terhentinya perda RTRW 2016-2036, karena ada pengesahan UU Cipta Kerja, sehingga disesuaikan terus termasuk di tahun ini.

BACA JUGA :  Wabup Jaro Ade Apresiasi Bogor Hujan Trail Dorong Sport Tourism dan Penguatan UMKM

“Padahal sudah masuk juga di Bapemperda, kesepakatan antara eksekutif dan legislatif, yang akan dibahas di tahun ini,” imbuh dia.

Tertundanya perda RTRW 2016-2036 ini bukan hanya karena UU Cipta kerja, tapi juga karena usulan dari bupati Bogor juga sampai bulan Juli 2022 lalu masih belum siap.

Baik dari eksekutif maupun secara akademik memang belum siap. Namun, DPRD Kabupaten Bogor berharap penyelesaian revisi perda RTRW 2016-2036 tidak lagi ditunda dan selesai tahun 2023 ini.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================