
Disamping itu, Dedie mengungkapkan, Pemkot Bogor tak hanya ingin membangun rumah yang sehat. Tetapi juga perlu dipikirkan setelah RTLH menjadi layak huni adalah septic tank komunal yang menjadi bagian daripada itu.
“Berkaitan juga dengan pengentasan ODF di Kota Bogor. Kalau kita punya tanggung jawab, ya harus dituntaskan. Pemerintah peduli dengan masyarakat, masyarakat peduli juga dengan sesama,” tegasnya.
Dalam penyerahan BST ini, Pemkot Bogor menggandeng Bank Jabar Banten (BJB) untuk pembukaan rekening penerima. Setelah tahapan selesai, penerima tinggal menunggu pencairan untuk kemudian digunakan memperbaiki rumahnya.
“Jadi setelah rekening ada, uang sudah masuk langsung digunakan dan dimanfaatkan untuk memperbaiki rumahnya. Jangan dipakai yang lain,” pesan Dedie kepada para penerima.
Sebagai informasi tambahan, di Bogor Tengah sendiri ada 676 kepala keluarga yang mendapat BST dengan anggaran sebesar Rp 7,3 Miliar dan khususnya di Kelurahan Tegallega ada 162 kepala keluarga dengan anggaran Rp 1,7 Miliar.
“Disamping BST RTLH, dari Disperumkim juga di tahun 2023 ini ada pembangunan infrastruktur permukiman di wilayah Kelurahan Tegallega sebanyak 17 kegiatan dengan total anggaran Rp 2,2 Miliar,” tambah Kepala Dinas Perumkim Kota Bogor, Juniarti Estiningsih. (*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















