Tirta Pakuan Kota Bogor Bagikan Tips Agar Terhidar dari Tagihan Membengkak

tirta pakuan
Direktur Umum Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rivelino Rizky. Foto : Istimewa.

BOGOR-TODAY.COM – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mengimbau kepada pelanggan yang akan bepergian keluar kota dalam jangka waktu yang cukup lama untuk melapor ke PDAM.

Hal ini untuk berjaga-jaga jika terjadi hal-hal yang tidak biasa, seperti tagihan membengkak.

Direktur Umum (Dirum) Tirta Pakuan Kota Bogor, H. Rivelino Rizky menjelaskan, bagi pelanggan yang hendak bepergian keluar kota bisa mengecek atau memeriksa kembali stand meteran air yang ada di Perumda Tirta Pakuan.

Hal ini karena setelah dicek, stand meteran air ditutup dan jika nanti bocor tidak akan berpengaruh kemana-mana karena stand meteran dimatikan.

“Karena apabila ada kebocoran, bisa dilihat dari sistem meter yang memang terus berputar padahal tidak ada pemakaian,” ungkap Rivelino kepada wartawan pada Rabu (7/6/2023).

BACA JUGA :  Nilai Anak Menurun? Ini Sikap yang Sebaiknya Dilakukan Orang Tua

Maka dari itu sebaiknya keran yang berada didekat stand meter dimatikan atau ditutup terlebih dahulu, sebelum berpergian lama keluar kota dan semacamnya.

“Tentunya jangan lupa untuk melaporkan ke kantor kami, agar petugas mengecek,” imbuh Rivelino.

Menurut Rivelino, untuk mengantisipasi terjadinya anomali biaya dan kerusakan peralatan jika ditinggalkan pemilik rumah dalam jangka waktu lama.

Perumda Tirta Pakuan juga melakukan patroli rutin yang dilakukan oleh petugas yang memantau aliran pipa dan meteran air warga.

“Tugas dari petugas ialah memastikan segala kondisi alat, pipa air minum dari Perumda Tirta Pakuan. Apabila ditinggal rumahnya, segera dilaporkan, agar semua terdata dengan baik,” paparnya.

Rivelino menjelaskan bahwa peralatan yang berada dalam kondisi buruk karena faktor buatan manusia atau faktor alam dapat segera ditangani oleh petugas perbaikan. Laporan juga disampaikan kepada pemilik rumah.

BACA JUGA :  Resep Bubur Sumsum Pandan Creamy untuk Sarapan, Lembut dan Harum Menggugah Selera

“Petugas akan rutin berkeliling ke rumah-rumah. Mereka segera melapor ketika ada masalah, atau anomali pun,” tandasnya.

Rivelino juga menyampaikan, Perumda Tirta Pakuan pun tengah meningkatkan layanan pengaduan daring melalui aplikasi yang ke depan akan dialihkan ke website dan WhatsApp.

Pengaduan masyarakat tentang layanan air bersih atau air minum saat ini sudah terintegrasi dengan aplikasi Sibadra.

“Kemudian apabila ada perhitungan biaya yang anomali, dapat melaporkannya melalui layanan pengaduan daring. Jadi kami sedang meningkatkan layanan pengaduan, masyarakat bisa mudah dan cepat ditanggapi,” tutupnya. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================