Pakistan Resiko Moneter, IMF Mulai Peringati Negara Tersebut

PAKISTAn_IMF
Sebuah pukulan bagi Pakistan sebagai negara yang kekurangan uang yang hanya memiliki waktu dua minggu sampai program bailout IMF berakhir.  (FOTO : Aljazeera)

BOGOR-TODAY.COM – Dana Moneter Internasional (IMF) telah menyatakan ketidakpuasan dengan anggaran Pakistan yang baru-baru ini diungkapkan.

Sebuah pukulan bagi Pakistan sebagai negara yang kekurangan uang yang hanya memiliki waktu dua minggu sampai program bailout IMF berakhir.

Pakistan hampir tidak memiliki cadangan mata uang yang cukup untuk menutupi impor hanya untuk satu bulan saja.

Pemerintah Pakistan berharap untuk mendapatkan $1,1 miliar dari dana yang dikeluarkan pada bulan November, tetapi IMF menyodorkan sejumlah syarat sebelum melakukan pencairan lagi.

Dengan waktu hanya untuk satu tinjauan dewan IMF terakhir sebelum berakhirnya Fasilitas Perpanjangan Dana (EFF) senilai $6,5 miliar.

Pakistan diharapkan untuk menyajikan anggaran yang sejalan dengan tujuan program, memulihkan fungsi pasar FX yang tepat, dan menutup $6 miliar kesenjangan menjelang tinjauan dewan.

BACA JUGA :  Kehadiran Puluhan Robot Baru di Pabrik GM Picu Kekhawatiran Pekerja Setelah Gelombang PHK

“Staf tetap terlibat untuk membahas kebijakan untuk menjaga stabilitas. Namun, rancangan Anggaran FY24 kehilangan kesempatan untuk memperluas basis pajak dengan cara yang lebih progresif,” kata Esther Perez Ruiz, perwakilan residen IMF di Pakistan.

Dia menambahkan, bahwa daftar panjang pengeluaran pajak baru semakin mengurangi keadilan sistem pajak dan mengurangi sumber daya yang dibutuhkan untuk penerima yang rentan dalam Program Bantuan Pendapatan Benazir.

“Pengampunan pajak yang baru bertentangan dengan persyaratan program dan agenda tata kelola dan menciptakan preseden yang merusak,” tambah Perez Ruiz.

Dia mengatakan bahwa langkah-langkah untuk mengatasi tekanan likuiditas sektor energi dapat dimasukkan bersamaan dengan strategi anggaran yang lebih luas.

BACA JUGA :  Sekda Ajat Ungkap Hasil Pemeriksaan 81 Kendaraan Dinas Terkait Temuan BPK

“Tim IMF siap untuk bekerja dengan pemerintah dalam menyempurnakan Anggaran ini sebelum pengesahannya,” katanya.

Dia  menyiratkan bahwa negara tersebut masih memiliki kesempatan untuk membuka tinjauan dewan IMF kesembilan sebelum akhir program EFF.

Ekonom yang berbasis di Lahore Hina Shaikh mengatakan kepada Al Jazeera bahkan jika pemerintah Pakistan merevisi anggarannya, itu mungkin tidak cukup untuk membuka kesepakatan IMF.

“Dengan secara jelas menyatakan bahwa anggaran tidak memadai untuk memenuhi tujuan program, tampaknya setidaknya dalam bentuknya saat ini, anggaran tidak akan dapat diterima oleh IMF untuk melanjutkan bailout sebelum 30 Juni,” katanya. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================