Aplikasi Srikandi Wujudkan Pemerintah Kabupaten Bogor Berbasis Elektronik

BOGOR-TODAY.COM – Pemerintah Kabupaten Bogor mengimplementasikan aplikasi srikandi untuk mewujudkan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD) Kabupaten Bogor meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi).

Hal ini sebagai wujud implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Bogor yang mulai idterapkan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin meresmikan peluncuran aplikasi Srikandi di Hotel M-One, Sukaraja, Selasa 27 Juni 2023 lalu.

Burhanudin menjelaskan, penggunaan aplikasi Srikandi dalam tata persuratan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor merupakan bagian dari implementasi SPBE sebagai upaya untuk beradaptasi dengan kecepatan perkembangan teknologi.

Aplikasi Srikandi menjadikan sistem surat menyurat terintegrasi secara elektronik sehingga semakin mudah, cepat,” kata Burhanudin.

“Dan akurat mulai dari proses pembuatan, penandatanganan, pengiriman, termasuk penyimpanan dokumen menjadi lebih efisien dan terstruktur,” jelas Burhanudin.

Ia menambahkan, pemerintah Kabupaten Bogor dapat memonitor status surat secara real-time, mengurangi risiko kehilangan atau tumpang tindih data.

BACA JUGA :  Rangkaian HJB ke-544, Gowes Napak Tilas Ajak Warga Menyusuri Sejarah dan Alam Bogor

Sehingga akan meningkatkan transparansi, efektivitas dan efisiensi dalam tata kelola pemerintahan Kabupaten Bogor yang baik.

Dengan pengelolaan arsip yang baik, tata kelola birokrasi pemerintahan jadi semakin profesional sehingga mendukung kepada upaya pencapaian tujuan pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat jadi semakin prima.

“Saya perintahkan kepada seluruh kepala perangkat daerah dan camat di lingkungan pemerintah Kabupaten Bogor agar segera menggunakan aplikasi Srikandi di dinasnya,’ kata dia.

“Kepada Dinas Arsip, agar mengawal dan mendampingi untuk memastikan integrasi aplikasi Srikandi, ini berjalan baik,” tandas Burhanudin.

Sementara itu, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Imam Gunarto mengatakan, Kabupaten Bogor sudah memberikan contoh yang baik bagi kota kabupaten lainnya.

Aplikasi Srikandi sudah diluncurkan dan semoga pemerintahan berbasis digital menjadi tradisi. Dalam konteks agenda pembangunan bidang kearsipan harus mendukung tiga sektor pertama,” katanya.

BACA JUGA :  7 Ciri Orang Berjiwa Tua, Lebih Menyukai Makna Hidup daripada Tren Sesaat

Yang pertama, sambung dia, penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, penyelenggaraan pemerintahan yang modern.

“Dan penyelenggaraan pemerintahan yang tertib dengan reformasi birokrasi. Kemudian kearsipan harus mendukung kemajuan kebudayaan terkait dengan karakter bangsa,” kata Imam.

Menurutnya, itu semua merupakan arahan Presiden Republik Indonesia terkait penyelenggaraan kearsipan secara nasional. Maka arah Kabupaten Bogor, juga harus diselenggarakan dengan baik.

“Presiden mengarahkan kita untuk meninggalkan cara lama dalam mengelola arsip. Cara lama yang tidak efisien dan menyulitkan. Dengan beralih ke cara baru yang menggunakan inovasi teknologi informasi,” ujarnya.

Imam menerangkan, dalam hal pelaksanaan SPBE, ANRI mewujudkannya dengan Aplikasi Srikandi, yang merupakan perpaduan dari praktik kearsipan dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi.

“Adanya penyelenggaraan SPBE dalam bidang kearsipan, penyelenggaraan pemerintahan akhirnya dapat tersambung melalui Aplikasi Srikandi di instansi masing-masing dengan penyesuaian,” pungkasnya. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================