
BOGOR-TODY.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo siap memenuhi panggilan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Dito Ariotedjo akan dimintai keterangannya oleh Kejagung terkait kasus dugaan korupsi proyek penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G.
Dan Dito Ariotedjo juga dipanggil terkait dugaan korupsi infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).
“Iya nanti kita akan menghadiri memberikan keterangan dan ini apa biar informasinya tidak sumir. Kita akan Insyaallah hadir di Kejaksaan Agung siang nanti. Jam 13.00 WIB,” kata Dito Ariotedjo.
Meski sempat bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) pagi ini di Istana saat memberikan bonus atlet ASEAN Paragames, Dito Ariotedjo menegaskan bahwa dirinya tidak melaporkan pemanggilan oleh Kejagung tersebut.
“Enggak, enggak (lapor Jokowi). Itu kan urusannya beda, dituduhnya waktu saya bukan Menpora. Dan itu tuduhannya enggak apa-apalah, kita nanti akan memberikan keterangan dan klarifikasi,” kata Dito Ariotedjo.
Namun, Dito Ariotedjo melaporkan pemanggilan tersebut kepada Menteri Sekretariat Negara Pratikno. Hal tersebut, katanya, untuk mengantisipasi agar tidak mengganggu isu-isu nasional.
“Tadi saya hanya melaporkan ke Pak Mensesneg akan hadir di kejaksaan. Karena takutnya kan wartawan kan ramai ya, takutnya bisa mengganggu isu-isu nasional,” ungkapnya.
Selain itu, Dito Ariotedjo mengaku tidak ada persiapan khusus terkait pemanggilan oleh Kejagung tersebut. Dirinya mengklaim tidak mengenal bahkan menerima aliran uang korupsi BTS tersebut.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















