
Seniman lulusan Seni Murni FSRD ITB Bandung, Stiftung Kuenstlerdorf, Schoeppingen, Jerman, dan sempat mengikuti residensi di STPI Singapura ini memiliki karya yang identik dengan berbagai bentuk garis dengan objek-objek figuratif dalam abstraksi yang intens.
Tidak hanya “The Team of Red”, karya-karya lain Ay Tjoe sudah dipamerkan di seluruh Asia dan kerap menempati harga tertinggi di pusat lelang.
Ay Tjoe menjadi salah satu seniwati yang mendominasi sales value di pasar Indonesia.
Saat ini, karya-karya Ay Tjoe dapat ditemukan di institusi terkemuka di seluruh dunia, seperti M+ Museum Hong Kong, The Metropolitan Museum of Art New York, Singapore Art Museum and National Gallery, dan Asia Society Museum New York.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















