
BOGOR-TODAY.COM – Korea Selatan memiliki sekitar 4.000 bayi yang tidak terdaftar yang lahir dari ibu asing antara tahun 2015 dan 2022.
Namun, pihak berwenang tidak memiliki rencana untuk memeriksa keberadaan bayi asing itu, karena pemerintah Korea Selatan tidak memiliki kewajiban hukum untuk melakukannya.
Bulan lalu, badan audit negara mengatakan telah menemukan sekitar 6.000 bayi asing yang lahir di rumah sakit setempat tetapi tidak tercatat dalam sistem pencatatan kelahiran negara Korra Selatan.
Hampir dua pertiga dari bayi asing lahir dari ibu yang terdaftar sebagai warga negara asing di sini, kata para pejabat.
Tetapi bayi Korea Selatan secara hukum harus didaftarkan kelahirannya, tidak ada persyaratan hukum seperti itu untuk bayi asing, hal itu menciptakan titik buta dalam pengawasan pemerintah.
Beberapa akan terdaftar di negara asal orang tua bayi asing itu, tetapi tidak ada data yang tersedia tentang berapa banyak jumlahnya.
Badan tersebut menggunakan catatan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan tentang bayi asing yang divaksinasi hepatitis B segera setelah lahir.
Sekitar 95 persen bayi yang lahir di Korea Selatan mendapatkan vaksinasi hepatitis B segera setelah lahir.
Rekor tetap ada karena mereka lahir dari penduduk asing terdaftar yang ditanggung oleh sistem asuransi nasional.
Artinya, bayi asing yang tidak divaksinasi, atau lahir dari turis atau imigran yang tidak terdaftar, tidak akan dimasukkan dalam total 4.000.
Pihak berwenang mengatakan, selain kurangnya kewajiban, pemerintah mengakui tidak memiliki kapasitas untuk melacak mereka saat berjuang untuk melacak bayi hantu yang lahir dari ibu Korea Selatan.
“Pemerintah hanya melacak keberadaan sekitar 2.000 bayi Korea yang wajib mencatatkan kelahirannya berdasarkan undang-undang,” kata seorang pejabat dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan.
“Dan sekitar 4.000 bayi lainnya yang lahir dari orang asing yang tidak wajib mencatatkan kelahirannya tidak tunduk pada penyelidikan penuh pemerintah,” imbuhnya.
Pemerintah telah memperluas penyelidikan terhadap bayi asing hilang yang lahir dari ibu Korea dalam beberapa pekan terakhir.
Serangkaian dugaan pembunuhan bayi asing dan kasus penelantaran bayi asing terus bermunculan di Korea Selatan sejak saat itu.
Badan Kepolisian Nasional mengatakan pada hari Rabu bahwa penyelidikan penuh sedang dilakukan, dan 15 bayi asing yang tidak terdaftar telah ditemukan telah meninggal.
Dalam satu kasus, dua bayi asing ditemukan di lemari es di apartemen wanita berusia 30-an di Suwon. Kasus tersebut telah diserahkan ke kejaksaan pada hari Jumat.
Di Gijang-gun, Busan, seorang wanita berusia 40-an yang mengaku menguburkan bayi yang meninggal di lereng bukit sedang diselidiki polisi.
Aktivis hak asasi manusia telah menyuarakan keprihatinan atas bayi asing yang tidak terdaftar yang lahir dari ibu asing.
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














