Innalillahi! 2 Balita Tertimbun Longsor di Padang Meninggal Dunia

LOngsor di Kawasan Bukit Gado-Gado, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang Sumatera Barat. (dok)

BOGOR-TODAY.COM – Dua orang balita meninggal dunia tertimbun meterial longsor yang menimpa sebuah rumah di kawasan Bukit Gado-Gado Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumetra Barat.

Sekretaris BPBD Padang Sumbar Robert Chandra Eka Putra, Jumat (14/7/2023) mengatakan, kedua korban ini berinisial FKP (5) dan FAS (3) yang tertimbun saat rumah mereka tertimpa material tanah longsor.

Menurut dia informasi yang didapatkan, longsor terjadi pada Kamis sekitar pukul 02.00 WIB ketika pemilik rumah HG terbangun mendengar gemuruh bukit yang ada di belakang rumah.

HG beserta istri langsung berlari ke tempat anaknya tidur namun keduanya sudah tertimbun tanah longsor

BACA JUGA :  Terbungkus Handuk Cokelat, Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Semak-semak

“Anak tersebut sudah dievakuasi oleh warga dan akan diselenggarakan untuk pemakaman korban ini,” katanya.

Menurut dia hingga saat ini korban jiwa akibat peristiwa banjir dan longsor yang terjadi di Kota Padang ada dua orang.

“Sejauh ini korban jiwa dua orang dan belum ada laporan tambahan. Personel gabungan masih berupaya melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir,” kata dia.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menyatakan banjir merata terjadi di kota berpenduduk sekitar 900 ribu jiwa tersebut akibat hujan deras yang terjadi sejak Jumat dinihari.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Banjir ini merata terjadi akibat curah hujan yang tinggi ditambah air laut yang pasang sehingga membuat debit air tinggi,” katanya.

Ia mengatakan untuk banjir ini ada 32 titik terjadi di Kota Padang dan petugas sudah melakukan evakuasi di lapangan sejak Jumat malam.

Selain banjir juga terjadi longsor yang terjadi di Kota Padang di kawasan Bukit Gado-Gado empat titik longsor.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Dinas PU dan pihak terkait membawa alat berat untuk evakuasi,” katanya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================