
Nurhadi pun bisa mengerti hal itu. Ia menyebut, masyarakat atau orang tua siswa berhak memilih tempat di mana anaknya bersekolah. Nurhadi pun mengajak para guru dan kepala sekolah untuk terus melakukan inovasi. Salah satunya dengan membuat program unggulan.
“Kita terus mendorong agar kepala sekolah melakukan inovasi yang baik. Ke depan, lembaga pendidikan yang dikelolanya punya program yang jelas. Sehingga nanti masyarakat mau menyekolahkan anak-anaknya ke sekolah itu,” katanya.
Sekolah bisa melakukan pendidikan penguatan karakter. Siswa tidak hanya pintar bidang akademik, tetapi juga dalam aspek religius dan budaya.
“Pintar saja kalau akhlaknya tidak bagus, ya tidak bisa diharapkan. Masyarakat juga mencermati perkembangan teknologi. Sehingga ini sangat mengkhawatirkan sekali kalau tidak dibekali dengan karakter yang kuat,” kata dia.
Ia yakin, jika itu dilakukan pihak guru dan kepala sekolah, maka ke depan kepercayaan masyarakat akan kembali. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















