“Puncak sebuah karya bukanlah menjadi juara dalam perlombaan. Puncak sebuah karya adalah berpameran sehingga karya bisa dinikmati dan dikomunikasikan kepada khalayak,” tutur Rifki yang juga merupakan penggiat kesenian di Kota Bogor.

Rifki menyebutkan, dalam catatan kegiatan kesenian di Kota Bogor, memang belum pernah ada pameran lukis yang dikhususkan bagi anak-anak di Kota Bogor.

“Banyak pihak yang masih terjebak mengedukasi karya hanya dengan cara perlombaan saja. Padahal menampilkan karya mereka secara mandiri, memberikan dampak yang baik bagi potensi kreativitas mereka,” jelasnya.

BACA JUGA :  Prabowo Instruksikan Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran Pilihan di Sekolah Indonesia

Upaya baru inilah yang tengah dirintisnya di Kota Bogor. Tentu dengan harapan, Kota Bogor turut menghidupkan karya anak dan dapat mengakomodir hasil karya anak secara utuh.

Ketua Panitia Pameran Lukisan Anak, Isti Sunarni menambahkan tujuan pameran ini sebagai bentuk motivasi orangtua dan sekolah dalam membangun tumbuh kembang anak.

Karena itu, ia berharap sekolah-sekolah lain di Kota Bogor turut hadir menyaksikan pameran yang juga memiliki kontekstual dengan Hari Anak Nasional.

BACA JUGA :  Momen HJB ke-544, Jaro Ade dan Pengcab IMI Kabupaten Bogor Susuri Jejak Raden Ipik dari Jasinga hingga Malasari

“Anak-anak kami berikan kebebasan berekspresi melalui karya seni. Tentu hal ini dapat membantu kita semua agar anak jauh lebih kreatif dan mengurangi ketergantungan terhadap gadget,” ungkap Isti.

Ia berharap, pameran yang dilakukan siswa dan siswi dari SD Julang Kota Bogor ini mampu menjadi inspirasi dan turut mendorong apresiasi seni di Kota Bogor. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================