
“Yang ngelola itu belum tahu karena kita belum punya BUMD transportasi kita belum punya. Kalau Kota Bogor kan sudah ya,” ujarnya.
Namun, kata Iwan, tak menutup kemungkinan apabila pihak swasta yang akan menjadi operator dalam pengelolaan rencana integritas angkutan massal tersebut.
“Mungkin nanti pengelolaannya dari pihak kesepakatan kita dengan kota bogor, siapa yang akan menjadi operatornya. Bisa swasta juga,” ungkap dia.
Menurutnya, yang menjadi prioritas untuk merealisasikan rencana itu adalah pengadaan bus dan tempat pemberhentian angkutan massal itu.
“Yang penting pengadaan bus dan pengadaan haltenya dimananya,” tutupnya.
Penulis : Mutia Dheza Cantika
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















