
BOGOR-TODAY.COM – Paris Saint-German (PSG) berencana melaporkan Real Madrid ke FIFA. PSG menduga bahwa Madrid dan Mbappe telah melakukan perjanjian pra-kontrak secara diam-diam.
Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti, merespons santai ancaman PSG. Menurutnya, masalah itu dianggap telah masuk ke dalam ranah politik, bukan bagiannya.
PSG tak terima lantaran kesepakatan tersebut bertentangan dengan peraturan FIFA, mengingat Mbappe masih memiliki sisa kontrak satu tahun dengan PSG.
Langkah ini merupakan upaya PSG untuk menghindari kerugian melepas Mbappe di musim depan.
Ancelotti tak mau ambil pusing terlibat dalam pusaran transfer yang melibatkan Mbappe itu.
“Saya tidak tahu soal ini. Menurut saya ini masuk ke ranah politik. Tugas saya fokus pada aspek teknis, taktik, dan kondisi fisik pemain,” kata Ancelotti, dilansir Diario AS.
PSG terancam rugi bila melepas pemain bintangnya dengan gratis di musim depan. Oleh karena itu, mereka berupaya membujuk Mbappe menandatangani kontrak baru.
Hanya saja, Mbappe tegas menolak tawaran itu dan juga tawaran klub lain yang ingin membelinya di musim panas ini.
Mbappe hanya ingin pindah ke Real Madrid. Namun, klub itu ingin mendatangkan Mbappe di musim depan dengan skema bebas transfer.
Kondisi ini yang membuat PSG curiga bahwa Madrid diam-diam telah membuat kesepakatan dengan Mbappe.
Dilansir Marca, ada beberapa penyebab yang menguatkan kecurigaan PSG. Misalnya, Mbappe yang tiba-tiba mengirimkan surat yang menyebut tidak akan memperbarui kontraknya.
PSG menilai hal ini ganjal dan tidak perlu dilakukan.
Selain itu, Mbappe tidak mau membahas kontraknya dengan menolak melakukan pertemuan bersama manajemen PSG. Dengan begitu, Paris Saint-Germain serius akan mengajukan keluhan ke FIFA atas dugaan pembajakan yang dilakukan Real Madrid.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















