Tim SAR gabungan
Tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap delapan penambang yang terjebak dalam lubang galian di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah hingga Senin (31/7/2023).

BOGOR-TODAY.COMTim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian terhadap 8 penambang yang terjebak dalam lubang galian di Desa Pancurendang, Kecamatan Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah hingga Senin (31/7/2023).

Masih sama seperti hari sebelumnya, proses pencarian pada hari ini dilakukan dengan menyebar personel ke enam titik untuk melakukan penyedotan air.

“Adapun rincian pembagian sektor kerja di antaranya, worksite A-1 pengurasan galian Bogor menggunakan enam pompa air, worksite A-2 pengurasan galian Dondong menggunakan tiga pompa air, worksite A-3 pengurasan di lima sumur menggunakan 12 pompa air,” kata Kepala Basarnas Cilacap Adah Sudarsa dalam keterangannya, Minggu (6/8/2023).

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

“Worksite A-4 pengurasan dihentikan, worksite A-5 pemantauan Bendungan di Sungai, worksite A-6 pengurasan galian Majenang menggunakan pompa air yang tidak digunakan di Worksite A-3 dan pemantauan aliran hasil Bendungan Sungai Tajur,” sambungnya.

Dikabarkan sebelumnya, delapan penambang dilaporkan terjebak di dalam lubang galian di galian di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah sejak Selasa (25/7/2023) lalu.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Pemuda Perkuat Persatuan di Hari Lahir Pancasila

Berdasarkan data, delapan penambang yang terjebak adalah Cecep Suriyana (29), Rama Abd Rohman (38), Ajat (29), Mad Kholis (32), Marmumin (32), Muhidin (44), Jumadi (33), serta Mulyadi (40). Seluruhnya berasal dari Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================