
Yayat menjabarkan, pihaknya telah memberikan serangkaian keringanan dalam sejumlah pembayaran kepada pedagang eksisting.
Mulai dari memberikan kesempatan untuk mencicil uang muka selama tiga bulan, lalu menetapkan biaya pemesanan atau booking fee yang hanya separuh harga dari harga umum, fasilitas kredit dari bank dengan bunga paling rendah, dan beberapa stimulus lainnya.
“Kami juga sedang memperjuangkan untuk pedagang kecil agar bisa tanpa dp atau seminim mungkin, dan kami yang menjadi penjamin para pedagang kecil tersebut,” sambungnya.
Terlepas dari sejumlah keluhan pedagang, Yayat menegaskan, jajarannya tengah berupaya mendandani Pasar Gembrong Sukasari menjadi lebih baik, nyaman bagi pedagang dan pengunjung karena memiliki fasilitas yang berstandar modern, serta maintenance- yang mudah sehingga kondisi bangunannya akan baiknya hingga minimal 25 tahun ke depan.
“Pasar Gembrong Sukasari harus kembali ke masa kejayaannya, nyaman sehingga kembali ramai pengunjung,” sambungnya.
Yayat mengatakan, pihaknya memaklumi keluhan pedagangan. Ia berharap dapat membangun komunikasi yang lebih dengan para pedagang, sehingga kondusivitas selama Pasar Sukasari berada dalam masa pembangunan hingga rampung dapat terjaga.
“Bila ada pedagang yang belum mendapatkan informasi yang lengkap, saya persilahkan untuk datang ke kantor pemasaran kami di area belakang TPS. Pintu kami selalu terbuka,” tuturnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














