
Oleh : Heru B Setyawan (Pemerhati Pendidikan)
ENERGI kita akan habis sia-sia, jika hari gini kita masih mengurus hal-hal yang sesat dan menyesatkan seperti kasus Panji Gumilang.
Ya dalam beberapa hari ini kita dihebohkan oleh kejadian di Pondok Pesantren Al Zaytun pimpinan Panji Gumilang di Indramayu Jawa Tengah.
Bahkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa, bahwa Pondok Pesantren Al-Zaytun pimpinan Panji Gumilang adalah sesat dan menyesatkan.
Contoh dari kesesatan tersebut adalah, Panji Gumilang mengatakan, bahwa ibadah haji itu kita tidak perlu ke tanah suci Mekkah dan Madinah, adzan boleh menghadap ke jamaah.
Shalat itu ibadah yang tidak wajib, shalat shaf wanita dengan pria sejajar, Kitab Suci Al-Qur’an bukan Kalam Allah dan masih banyak lagi kesesatan yang dia katakan.
Panji Gumilang pun geram dan menyebut MUI tidak berhak menyimpulkan bahwa Ponpes Al-Zaytun Indramayu sesat.
Alasannya unik, karena MUI tidak mempunyai neraka. Karena hal tersebut, Panji Gumilang pun terkesan tidak percaya dan tidak menghormati MUI.
Padahal MUI itu sendiri merupakan lembaga resmi dan terhormat milik Pemerintah Republik Indonesia.
Menurut penulis, justru jawaban dari Panji Gumilang tersebut, menunjukkan memang Panji Gumilang sesat adanya.
Orang awampun dengan mudah mengatakan bahwa apa yang dilontarkan oleh Panji Gumilang adalah sesat.
Tapi aneh bin ajaib, ada salah satu menteri, pejabat pemerintah dan para buzzer, mengatakan tidak masalah apa yang dikatakan oleh Panji Gumilang.
Bahkan ada pula yang berkata, penistaan agama belum tentu termasuk sesat dan menyesatkan.
Pembaca yang budiman, coba baca opini ini dengan pelan dan penuh keimanan, sangat terang benderang apa yang dikatakan Panji Gumilang adalah salah, sesat dan menyesatkan.
Maka perlu dan pentingnya kebersihan hati kita, agar kita bisa dengan jernih menilai sesuatu dengan benar.
Bukan sekedar membela teman kita yang salah kita katakan benar. Biasanya jika hati kita kotor, sulit untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah.
Atau sulit untuk membedakan mana yang hak dan mana yang batil. Tentu kasus Panji Gumilang mejadi renungan bagi kita semua umat Islam. Jayalah Indonesiaku. ***
Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















