Hadapi Ancaman Krisis Pangan Dunia, Ini Kata KSP Moeldoko Mengenai Tanaman Sagu

Moeldoko pun mencontohkan pengelolaan sagu di Pabrik Bangka Asindo Agri. Di mana selain bisa menjadi bahan pangan, sisa produksi sagu juga diolah menjadi energi alternatif bahkan pakan untuk sapi.

“Jika mengelola sagu dengan benar, penggunaan bahan baku produksi, sampah, emisi, dan energi terbuang dapat diminimalisir. Di Pabrik ini sagu bisa jadi tepung, mie instan, energi alternatif bahkan pangan untuk sapi,” jelasnya.

BACA JUGA :  Intensive Parenting: Saat Kasih Sayang Orang Tua Berubah Menjadi Tekanan bagi Anak

Moeldoko berharap deklarasi sagu sebagai bahan pangan berkelanjutan di Bangka Belitung tidak hanya di atas kertas.

Melainkan ada komitmen dan aksi nyata dari pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk mempercepat sagu sebagai alternatif pangan berkelanjutan.

Sagu memiliki banyak manfaat sehingga perlu disosialisasikan agar menjadi komoditi pangan alternatif yang perlu dipertimbangkan oleh konsumen dan produsen,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Jaro Ade Tinjau Lahan PSEL Galuga, Rencana Groundbreking Awal Agustus 2026

Pada kesempatan itu, Moeldoko juga melakukan penanaman pohon sagu di kampung reklamasi PT Timah Tbk, di desa Air Jangkang, kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung.

Tahap awal dilakukan penanaman 300 batang sagu. Rencananya lahan bekas tambang tersebut akan ditanami 1 juta pohon rumbia yang menghasilkan sagu ini. ***

 

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================