
“Kami dukung karena ini merupakan ekonomi kerakyatan. Ide gagasan dari Bu Wali, Ketua Dekranasda ini saya apresiasi. Jadi masyarakat diberikan keleluasaan untuk menggunakan Rubo ini untuk produk-produk. Dan sudah ada buktinya produk UMKM sudah ada yang laku banyak,” katanya.
Produk fashion yang digunakan warga saat kegiatan LOPE di Jalan Layungsari II ini sangat beragam, mulai dari kreasi kaos bergambar Rubo hingga mengkombinasikan Rubo dengan pakaian daur ulang dari sampah minuman kemasan dan sebagainya.
Bahkan, ada juga UMKM yang memasarkan sepatu bergambar si Rubo saat pelaksanaan LOPE.
Ketua Dekranasda Kota Bogor, Yane Ardian mengatakan saat ini sudah ada 60 Pengrajin di Dekranasda.
Dari 60 pengrajin tersebut sudah ada 30 jenis produk yang menggunakan gambar Rubo, mulai dari fashion, merchandise hingga kuliner.
Ia pun mengajak kepada para UMKM untuk mendaftar ke Dekranasda sehingga produk yang dibuat bisa dipromosikan.
“Rubo ini sedang kita kampanyekan, sedang kita perkenalkan ke masyarakat sehingga jangan sampai peluang meningkatkan perekonomian ini diambil oleh pelaku usaha dari luar,” katanya.
Untuk mendaftarkan diri ke Dekranasda UMKM tidak akan dipungut biaya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















