
Oleh karenanya, kata dia, pihak yang berkepentingan harus waspada dalam melakukan tindakan. Ia juga meminta supaya polemik ini dapat diselesaikan secara terbuka dengan tim appraisal independen.
“Makanya kami juga meminta agar berhati-hati dalam menentukan. Harus transparan dan harus melalui penilaian yang independen itu tim appraisal,” tambahnya.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan, Juanda Dimansyah mengatakan, pengadaan sekolah di lokasi tersebut sudah berdasarkan kajian dan survei.
Sehingga, kata dia, perlu adanya instansi pendidikan untuk menunjang percepatan sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik.
“Sekolah di Citeureup itu yang belum ada memang di Leuwinutug. Makanya kami lakukan survei dan kajian, hasilnya yang cocok di situ,” jelas dia.***
Penulis : Mutia Dheza Cantika
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















