kasus bayi tertukar
Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro. Foto : Mutia/bogor-today.com

BOGOR-TODAY.COM – Polres Bogor berjanji memfasilitasi tes DNA (deoxyribonucleic acid) guna membongkar kasus bayi tertukar yang terjadi di Rumah Sakit Sentosa Bogor pada 18 Juli 2022 lalu.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro menyebut tes atau pengecekan DNA itu untuk memastikan bukti-bukti konkret soal dugaan bayi tertukar selama satu tahun itu.

“Alhamdulillah untuk ibu B kita sudah mendapatkan alamat rumahnya, kita sudah temukan dan Insya allah dalam waktu dekat akan kita fasilitasi,” kata Rio, Selasa, (14/8/2023).

Menurutnya, hal itu harus segera dituntaskan dengan mencari kebenarannya. Sebab, kelalaian tersebut bersangkutan dengan hak-hak manusia.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Rotasi 32 Pejabat, Kursi Kosong Akan Diisi Lewat Open Bidding

“Karena ini bersangkutan dengan unsur kemanusiaan tidak mengedepankan penegakan hukum tapi kita ingin mengembalikan hak-hak dari seorang ibu,” jelas dia.

“Kita hanya mengejar fakta-fakta yuridis dan fakta yang terjadi pada hari itu di saat tahun lalu itu yang dilahirkan ada berapa,” ujar Rio.

Kasus itu sendiri, kata Rio, sudah berjalan signifikan. Pihaknya juga akan melakukan pemanggilan kepada sejumlah karyawan Rumah Sakit Sentosa Bogor yang bersangkutan.

“Alhamdulillah signifikan, kita sudah mendatangi rumah sakit, rencananya hari Rabu besok kita akan memanggil seluruh karyawan dokter bidan yang berdinas pada saat ini,” tuturnya.

BACA JUGA :  Kunjungi Yamagen Koi Farm, Bupati Bogor Perkuat Komitmen Majukan Budidaya Ikan Koi di Ciseeng

Kapolres menambahkan, pihak kepolisian akan mencari data keseluruhan secara faktual untuk memperjelas masalah bayi tertukar ini.

“Jadi kita akan coba cari dari hulu ke hilir saat itu siapa saja yang melahirkan di situ, sehingga kita mencari data perkiraan siapa-siapa yang saat itu kelahirannya bertepatan dengan anaknya ibu siti,” tutupnya.***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================